HOME | PALPASI DONG.. | ANATOMI FK 03 | INHAL | SUNTIK | KAGAPER

 

 

 

WALDY RODIARDO (Anumerta)

“….. ini demi keutuhan dan kesatuan angkatan…”

 

Waldy, bila menyebut nama yang satu ini benak kita pasti akan langsung membayangkan sesosok makhluk gundul bermata sipit, berkulit mirip-mirip orang oriental, wajah oval serta senyuman manisnya yang bikin orang yang melihat bakalan dapat mimpi buruk malam harinya (makanya, nggak usah lama-lama ngebayanginnya)

Sosok berwajah ala kadarnya namun bercita-cita tinggi ‘Jadi manusia paling ganteng sedunia’ ini memang fenomenal di angkatan 2003. Kiprahnya yang timbul tenggelam di blantika angkatan tentu saja menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan angkatan yang baru seumur jagung ini.

Waldy memulai debutnya di pertengahan 2003 dengan bekal segudang prestasi yang pernah diraihnya di masa jayanya kala SMU dulu. Dan bisa diterka, pria kelahiran 29 Maret 1986 ini dengan cepat meraih popularitas di kalangan angkatan. Karirnya ditandai dengan pencalonan dirinya menjadi Koti kewiraan yang akhirnya menuai prestasi: puluhan orang tidak lulus mata kuliah tersebut.

Karirnya semakin menanjak cepat seiring dengan hobinya bergerilya dari kos ke kos menggeledah persediaan makanan yang ada di sana, hingga akhirnya di awal semester 2 kemarin melalui hasil polling dia dinobatkan menjadi makhluk terakus di angkatan mengungguli saingan satu kosnya ‘arul’.

Namun semenjak pertengahan semester 2, popularitasnya mulai meredup, dan Waldy- dengan berbagai alasan- kerap menghilang, bahkan saat ujian. Hingga akhirnya muncul desas-desus kalau Waldy berniat memisahkan diri dari kesatuan angkatan dan mencoba membelot ke Kepolisian. Tentu saja gejala separatis ini sempat meresahkan warga 2003, terutama mereka yang pro integrasi. Akan tetapi saat itu tampaknya tekad Waldy sudah bulat, dan tak bisa dipertahankan lagi. Namun akhirnya, tanpa diduga menjelang akhir semester 2 kemarin Waldy dengan semangat patriotismenya membatalkan niatnya dan kembali ke pangkuan kesatuan angkatan.

Tim triple@ baru-baru ini berhasil menyergap Waldy saat bergentayangan dari kos ke kos. Kepada reporter Akin, Waldy menuturkan kisah hidupnya. Berikut petikan wawancaranya:

? Banyak kalangan yang menduga –mengingat perawakan anda- anda mengidap Sindroma down. Bagaimana pendapat anda?

= Ah, siapa yang bilang gitu? Orang ganteng begini…. Saya ingatkan ya… memang banyak yang iri dengan kegantengan yang saya miliki, contohnya kawan satu kos saya Alul, … Bisa saja kan mereka bikin isu-isu yang menyudutkan kredibilitas saya sebagai orang terganteng di angkatan? Makanya, sekali lagi…. Jangan pernah percaya gosip!

? Lalu mengenai hasil polling kemarin yang menempatkan anda sebagai makhluk terakus 2003…

= Saya menuntut balik orang-orang yang mencap saya sebagai ‘yang terakus’. Saya tidak terima!  Siapa saja orangnya kemarin yang tega memilih saya?!

? Oh maaf… disini kami berkewajiban melindungi kerahasiaan responden

= Tapi gimanapun saya akan tetap menuntut mereka dengan tuduhan pencemaran nama baik.

? Tapi apa memang benar tuduhan yang dialamatkan pada anda itu?

= saya tegaskan, tuduhan itu sama sekali tidak punya bukti dan tidak beralasan!

? Alasan mereka anda sering begerilya dari satu kos ke kos yang lain sembari menghabiskan jatah makanan di kos-kos mereka

= Anda percaya dengan tuduhan itu? Oh my God! (sambil mencomot kue dalam toples) Gini ya… jadi disini saya mencoba meluruskan masalah. Pertama….. saya berkunjung ke kos mereka adalah untuk mempererat tali persahabatan. Kedua… saya sungguh tidak sampai hati membiarkan makanan yang ada di tempat mereka terbuang percuma… daripada basi coba? Bayangkan di Afrika sana masih banyak orang yang kelaparan. Makanya daripada mubazir, akhirnya saya terpanggil dengan sukarela membantu mereka menghabiskan makanan-makanan mereka. Lagipula saya juga tidak menghabiskannya. Biasanya saya menyisakan sedikit untuk tuan rumah.

? Bicara soal makanan, makanan apa yang paling anda sukai?

= Semuanya yang gratis! Tapi kalo tidak gratis, maka saya memilih tempe. Mengapa tempe? Karena murah. Memangnya kenapa bicara soal makanan? Anda mo nraktir saya? Emmm… sebenarnya saya sudah kenyang….. tapi kalo anda maksa, yah baiklah…

? Eh.. nggak.. nggak! Gimana kalo bicara topik lain aja. Anda sekarang kan kuliah di kedokteran. Udah jelas dong nantinya bakalan jadi dokter. Tapi sebenernya apa anda punya cita-cita lain selain dokter?

= Gimana ya ngomongnya… ehm jadi malu neeh… Sebenernya banyak orang yang bilang saya ini mirip artis. –mungkin anda salah satunya- Makanya saya sempet bingung, apa nggak sebaiknya saya ikut main sinetron aja. Tapi yah…. Nanti deh saya coba-coba jadi dokter sekaligus jadi artis..

(Sampai disini pembicaraan terhenti sebentar, karena sang reporter permisi ke belakang, -pengen muntah-)

 

Waldy di masa SMU memiliki segudang prestasi. Pria yang pernah mengecap pendidikan di SMU 5 unggulan Palangkaraya ini pernah meraih juara 1 olimpiade Matematika se-Kalteng bersama rekan sedaerahnya, Arif kun Muhandis.

 

? Di antara banyaknya prestasi yang pernah anda raih, prestasi apa yang paling tidak bisa anda lupakan?

= Juara nyanyi di SMP. Jadi dulu pernah diadakan lomba nyanyi lagu daerah. Sebagai artis jelas dong saya musti ikutan. Tapi sayangnya cuma ada satu lagu daerah yang saya hapal, yaitu ‘burung kakaktua’. Udah gitu nadanya nggak pas lagi, jadi dangdutan. Tapi anehnya saya malah dapat juara.

? Anda semester 1 kemarin sempet menjadi Koti kewiraan. Gimana rasanya jadi Koti?

= Stress! Yang bikin kesel itu temen-temen yang pada tega liat temen lagi susah bersimbah peluh. Untungnya kena di semester satu.

 

Namun yang cukup membanggakan dari pria berdarah batak ini adalah keberhasilannya menggolkan PAT untu kewiraan. Ini merupakan rekor tersendiri mengingat sebelumnya tidak pernah diadakan PAT untuk mata kuliah tersebut. Usaha menggolkan PAT Kewiraan itu dilakukannya di tengah-tengah kebimbangan menentukan pilihan. Pindah ke Akademi Kepolisian yang berarti meninggalkan kedokteran, atau nerusin kuliah di FK dengan segala konsekuensinya.

 

? Kemarin anda sempet bikin heboh dengan rencana pemisahan diri dari angkatan 2003 dan menjatuhkan pilihan ke Akademi Kepolisian.

= Yah awalnya memang gitu. Saya merasa karir saya akan lebih baik disana. Namun setelah saya renungkan dalam-dalam dan setelah berbagai tes yang alot, maka saya putuskan untuk ngebatalin niat itu. Ini demi keutuhan dan kesatuan angkatan ….

? Lalu apa yang akan anda perbuat sekembalinya anda ke pangkuan angkatan 2003 ini…

= Saya sadar masih banyak yang harus saya lakukan untuk angkatan ini serta masih banyak makanan yang harus saya cicipi. Waldy yang sekarang masih tetap Waldy yang dulu. Saya tetap akan menunaikan misi mulia saya: berkunjung dari kos ke kos.

? Pesan anda buat adik-adik angkatan 2004…?

= Banyak-banyaklah membeli makanan, karena ka’ Waldy akan berkunjung ke kos-kos kalian.