INFO KESEHATAN

 

Shalat tahajud vs Penyakit infeksi dan kanker

Ancaman kesehatan di balik kegemukan

Bukan karena baca sambil tiduran

Berhentilah merokok untuk selamanya....

Pengaruh posisi sujud terhadap aliran darah di otak

Vaksin aids dalam sayur

Flu burung pada manusia

Wortel rebus lebih baik

Sayuran dan buah bisa cegah kepikunan

Minamata, penyakit saraf...

Gizi buruk Mengancam anak Indonesia

Mendengarkan bahasa tubuh

Awet muda dengan cara alamiah

Multivitamin tingkatkan risiko asma dan alergi

Botol plastik, sate, mie instant

Bersihkan kuping

 

 

BOTOL PLASTIK, SATE, DAN MIE INSTANT

 

BOTOL PLASTIK
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua,VIT,Club,etc),dan menaruhnya di mobil atau
dikantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol(disebut
juga sebagai polyethylene terephthalate or PET )yang dipakai di botol2
ini,mengandung zat2 karsinogen(atau DEHA)Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja,jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari
seminggu,dan harus ditaruh

di tempat yang jauh dari matahari.kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum.Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2,jangan memakai botol plastik.
 
PENGGEMAR SATE
Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker.Untuk itu kita
punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.
 
UDANG DAN VITAMIN C
Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C!!
Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang
merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C didalam tubuh dan
berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam !!!

 

MIE INSTAN
Para penggemar Mi Instan.Pastikan Anda punya selang waktu
paling tidak 3(tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi Mi Instan jika Anda
akan mengkonsumsinya lagi.Informasi kedokteran bahwa ternyata tedapat lilin yang melapisi mi instan.Itu Sebabnya mengapa Mi Instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak.Jika kita perhatikan Mi China yang berwarna kuning yang biasa ditemukan di pasar, dari hasil
pengamatan, mi yang belum dimasak tersebut akan terlihat seperti
berminyak. Lapisan minyak ini akan menghindari lengketnya mi tersebut
satu dengan lainnya. Mi Wonton yang masih mentah biasanya ditaburkan tepung agar terhindar dari lengket.
Ketika tukang masak akan memasak mi,dia memasaknya pertama-tama dalam air panas, kemudian dibilas / ditiriskan dengan air dingin sebelum
dimasak dengan air panas lagi. Memasak dan meniriskan dengan cara ini akan dapat menghindari lengketnya mi tersebut satu sama lainnya.Tukang masak memberikan minyak dan saos pada mi tersebut agar tidak menjadi lengket ketika akan dikonsumsi secara kering(tanpa kuah). Aturan masak dalam membuat Spaghetti (Mi Italy) akan
dibutuhkan minyak dan mentega yang ditambahkan terlebih dahulu pada air rebusan Spaghetti untuk menghindari lengketnya pasta tersebut. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker.aktor SBC (sekarang TCS) pada beberapa tahun yang lalu, karena begitu sibuknya dalam berkarir sehingga tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi Mi Instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut. Ada seorang pramugari SIA (Singapore Air)yang setelah berhenti dan kemudian menjadi seorang ibu rumah tangga, tidak memasak tetapi hampir selalu mengkonsumsi mi instan setiap kali dia makan.Kemudian akhirnya menderita kanker dan meninggal
karenanya.

 
BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN
Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai pelindung" makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan,penyeragaman, promosi dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan,yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.Kertas Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus
makanan,terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang
ditentukan.Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui saluran pernapasan atau pencernaan menuju sistem peredaran
darah,dan kemudian menyebar ke ber bagai jaring! an lain seperti
ginjal,hati,otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal ini pada orang
dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat),pain (sakit) dan
paralysis (kelumpuhan). Keracunan yang terjadi pun bisa bersifat kronis
dan akut.Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal,memang susah-susah gampang. Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng,tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual. Padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbal makanan tersebut. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut  di atas piring. Styrofoam Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telahmenjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan.Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan.

 

 

 

 

 

 

HOME | PALPASI DONG.. | ANATOMI FK 03 | INHAL | SUNTIK | KAGAPER