ILMU DASAR

 

The history of pharmacology

Masa depan farmakologi

Bahan kimia beracun

Pengobatan rasional

Terapi genetik

EBM (Evidence Based Medicine)

 

Imajinasi itu lebih penting dari ilmu pengetahuan (Albert Einstein)

EBM (EVIDENCE BASED MEDICINE)

Salah satu topik yang sedang ngetrend di bidang kedokteran selain Problem Based Learning (Belajar Berdasarkan Masalah) adalah Evidence Based Medicine (EBM). Apa pula ini? Menurut Sacket DL et al (2003) EBM adalah:

 

"Evidence-based medicine is the conscientious, explicit and judicious use of current best evidence in making decisions about the care of individual patients." (Sacket DL et al, 2003 at http://www.cebm.net/ebm_is_isnt.asp).

 

Sebenarnya EBM cukup "tua" karena ditemukan atau sudah mulai dipraktekkan di pertengahan abad 19 di Paris (Perancis). Pada prinsipnya EBM adalah penyatuan integratif antara kemampuan (dan pengalaman) klinik dokter dengan bantuan bukti (terbaru) tentang pengobatan atau tindakan kedokteran terhadap keadaan tersebut. Bukti-bukti ilmiah yang dijadikan acuan adalah dari penelitian klinik yang baik, artinya secara disain ilmiah baik (scientifically good), misalnya dari suatu penelitian Randomised Controlled Treatment (RCT). Seringkali data dari suatu penelitian belum cukup untuk digunakan sebagai acuan, maka dikumpulkanlah penelitian-penelitian sejenis dan dianalisis secara seksama, disebut meta analisis atau systematic review. Berdasarkan suatu meta analisis maka kebanyakan "dispute" atau "grey area" atau "keraguan-raguan" dalam obat dan pengobatan dapat dijelaskan atau diterangkan. Misalnya perlukah antibiotik pada anak-anak yang terserang infeksi saluran nafas bagian atas (ISPA) ringan? Menurut meta analisis, ternyata tidak perlu, atau perlu pertimbangan yang masak sebelum dokter memberikan antibiotik, karena kebanyakan penyebab ISPA ringan tersebut adalah virus yang bersifat self limiting disease.

Salah satu lembaga yang melakukan dan mengumpulkan meta analisis agar dapat diakses oleh para ilmuwan ataupun dokter adalah Cochrane Collaboration.

 

Pada akhirnya...

Dokter yang baik menggunakan kedua cara y.i. pengalaman klinik dan bukti (evidence) terbaru yang didapat dari penelitian yang baik.

 

 

HOME | PALPASI DONG.. | ANATOMI FK 03 | INHAL | SUNTIK | KAGAPER